Peristiwa

Berdalih Awasi Pungli  Oknum Anggota  LSM Diduga Bersikap Kasar Tehadap Guru

JP
JPP Riau
2 menit baca
Berdalih Awasi Pungli  Oknum Anggota  LSM Diduga Bersikap Kasar Tehadap Guru
Bagikan WA X FB
 
 
 
 
 
Jppos.id  /  Rohil  – Sejumlah sekolah dan lembaga pendidikan di Kecamatan Rimba Melintang, Kabupaten Rohil, merasa resah dan tertekan atas ulah sejumlah oknum yang mengatasnamakan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Keluhan itu bermunculan setelah para oknum tersebut diduga menakut-nakuti pihak sekolah.
 
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun, tiga orang yang mengaku pengurus LSM bernama Asmawati salah satunya mendatangi sekolah dengan tujuan mempertanyakan dugaan pungutan liar atau pungli dalam kegiatan perpisahan siswa. Kedatangan mereka tidak hanya menimbulkan kegelisahan, tetapi juga dinilai bertindak tanpa etika 
 
 
Salah satu Guru SMPN 5 Rimba Melintang Sandra menceritakan kehadiran ketiga oknum lsm itu datang ke sekolahnya. Saat itu, ia sedang bertugas piket dan mencoba menjelaskan bahwa Kepala Sekolah sedang tidak ada ditempat  karena ada kegiatan dinas. Namun, penjelasan itu tidak dihiraukan. Katanya Sandra  kepada wartawan, Kamis 4 Juni 2026.
 
 
“Gayanya seperti preman, bahkan sampai melakukan pendorongan kepada saya saat mereka ingin memaksa masuk menemui ruang majelis guru, Sudah saya sampaikan Ibu kepala sekolah sedang ada kegiatan, tapi mereka tetap ngotot ingin bertemu,” ungkapnya.
 
 
Menurut keterangan pihak sekolah, para oknum tersebut terus mendesak dan menuduh adanya praktik pungutan uang dalam acara perpisahan siswa. Padahal, pihak sekolah sudah menjelaskan secara gamblang bahwa kegiatan perpisahan dilaksanakan secara sederhana dan tanpa menarik pungutan sepeser pun dari wali murid. Meski demikian, para oknum itu tetap bersikukuh menyatakan ada indikasi pungli.
 
 
“Apakah seperti ini cara kerja oknum yang mengaku LSM? Tidak ada etika sama sekali dalam menghimpun informasi di sekolah. Mereka datang bukan ingin mencari kebenaran, tapi seolah-olah sudah punya prasangka buruk dan ingin mencari kesalahan,” tegasnya.
 
 
Tindakan para oknum itu pun menuai kecaman dari masyarakat sekitar. Seorang warga yang bernama rambe berdomisili di Jalan Rimba Utama, Kelurahan Rimba Melintang, menyesalkan perilaku yang tidak mencerminkan kontrol sosial yang baik.
 
 
“Saya sangat menyesalkan ulah mereka yang suka menakut-nakuti pihak sekolah. Jangan membuat alasan tanpa bukti yang jelas hanya untuk mencari-cari kesalahan lembaga pendidikan. Tindakan seperti ini sangat meresahkan dan seolah-olah sekolah selalu dianggap bersalah,” ujar Rambe.
 
 
Hingga saat ini, keluhan atas tindakan oknum yang mengatasnamakan LSM tersebut terus bergema. Pihak sekolah dan warga berharap aparat penegak hukum turun tangan mengusut kasus ini, agar praktik pemerasan berkedok pengawasan ini tidak lagi meresahkan dunia pendidikan di wilayah Rimba Melintang.
Advertisement
JP

Ditulis oleh

JPP Riau

Rekomendasi Untuk Anda Sponsored

Cari Berita

Tekan Enter untuk mencari atau Escape untuk menutup