Peristiwa

Kecelakaan Maut Jalinsum Labusel: Pelajar SMP Tewas, Warga Soroti Lambannya Respons Satlantas

RE
Redaksi JPPOS
2 menit baca
Kecelakaan Maut Jalinsum Labusel: Pelajar SMP Tewas, Warga Soroti Lambannya Respons Satlantas
Bagikan WA X FB

LABUHANBATU SELATAN – Tragedi kecelakaan lalu lintas berujung maut kembali terjadi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), tepatnya di wilayah PJ Asam Jawa, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Sumatera Utara. Peristiwa berlangsung Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 17.31 WIB.
 
Tabrakan melibatkan sepeda motor Honda Supra dan Honda Verza berwarna merah. Insiden ini merenggut nyawa seorang pelajar, sementara empat orang lainnya mengalami luka-luka.
 
Korban yang meninggal dunia diidentifikasi bernama Revan, pelajar SMP Negeri 1 Kotapinang yang baru akan naik ke kelas VIII. Korban diduga mengalami cedera parah akibat benturan keras dan dinyatakan tewas di lokasi kejadian.
 
Di balik duka yang mendalam, sorotan tajam justru mengarah pada lambannya kedatangan petugas kepolisian maupun layanan darurat. Keluarga korban dan warga sekitar mengaku kecewa karena tak kunjung ada bantuan resmi untuk evakuasi maupun pengaturan arus lalu lintas.
 
Keprihatinan itu disampaikan salah satu anggota keluarga yang akhirnya mengambil langkah sendiri.
 
"Sudah lama sekali menunggu ambulans maupun petugas Satlantas datang. Akhirnya kami putuskan membawa jenazah sendiri menggunakan kendaraan keluarga," ujarnya dengan nada kecewa.
 
Akibat peristiwa ini, arus lalu lintas sempat tersendat hingga menimbulkan kemacetan panjang. Warga yang berada di lokasi terpaksa turun tangan mengevakuasi korban ke tepi jalan guna mencegah kepadatan sekaligus memberikan pertolongan pertama.
 
Seorang warga berinisial H.HR (52) menilai keterlambatan petugas sangat disayangkan dalam situasi darurat.
 
"Kami terpaksa bertindak cepat. Jika tidak segera mengangkat korban, kami khawatir kondisinya makin memburuk. Mengapa petugas Satlantas bisa terlambat sedemikian lama?" tanyanya.
 
Saat dikonfirmasi, pihak Satlantas Polres Labuhanbatu Selatan melalui AKP Yustina, S.H., menyebutkan bahwa petugas sedang dalam perjalanan menuju lokasi. Namun menurut keterangan warga, petugas baru tiba selang waktu cukup lama setelah kejadian. Sementara itu, Kapolsek Torgamba AKP Sunipan Gurusinga belum dapat memberikan tanggapan saat dihubungi awak media.
 
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi lengkap, identitas seluruh korban, maupun penyebab pasti terjadinya tabrakan. Masyarakat berharap kepolisian segera merilis hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) agar tidak berkembang spekulasi yang tidak perlu.
 
Peristiwa ini menjadi catatan serius bagi jajaran kepolisian. Dalam kasus kecelakaan berpotensi korban jiwa, kecepatan respons adalah kunci keselamatan serta kepastian hukum. Jika terbukti terjadi keterlambatan sebagaimana keluhan warga, diperlukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem penanganan kejadian darurat agar kesalahan serupa tidak terulang.
 
(Laporan Tim Investigasi JPPOS.ID)

Advertisement
RE

Ditulis oleh

Redaksi JPPOS

Rekomendasi Untuk Anda Sponsored

Cari Berita

Tekan Enter untuk mencari atau Escape untuk menutup