Politik

Demo GMNI di DPRD Medan Ricuh, Massa Goyang Pagar dan Tolak Dialog

RE
Redaktur JPPOS
2 menit baca
Demo GMNI di DPRD Medan Ricuh, Massa Goyang Pagar dan Tolak Dialog
Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Rajuddin Sagala menemui massa Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Medan di depan Kantor DPRD Kota Medan berlangsung memanas, Rabu (17/6/2026).
Bagikan WA X FB

JPPOS.ID - Medan - Puluhan massa Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Medan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Kota Medan, aksi yang berlangsung semula tertib berubah memanas ketika sejumlah peserta menggoyang dan menendang pagar kantor DPRD serta menolak berdialog dengan Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Rajuddin Sagala, Rabu (17/6/2026).

Dalam orasinya, massa menyampaikan kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah pusat, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, serta berbagai kebijakan nasional lainnya. Massa juga mendesak pimpinan DPRD Kota Medan menemui mereka secara langsung.

Advertisement

Ketegangan meningkat setelah peserta aksi menilai tidak ada anggota DPRD yang hadir menemui mereka. Sejumlah demonstran kemudian menggoyang dan menendang pagar kantor DPRD. Situasi semakin memanas ketika salah seorang peserta aksi melontarkan kata-kata bernada penghinaan kepada petugas keamanan yang berjaga sambil mendesak anggota dewan keluar dari gedung.

Beberapa saat kemudian, Wakil Ketua DPRD Kota Medan Rajuddin Sagala menemui massa untuk membuka dialog. Namun, upaya tersebut ditolak karena demonstran tetap meminta Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, hadir secara langsung. Meski demikian, Rajuddin tetap berusaha menyampaikan kesediaan DPRD menerima aspirasi para pengunjuk rasa.

Dalam kesempatan itu, Rajuddin menegaskan seluruh aspirasi yang disampaikan akan diterima dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku. Namun, penjelasan tersebut beberapa kali disela peserta aksi yang mengaku tidak percaya terhadap komitmen tersebut sehingga dialog tidak dapat berlangsung.

Karena tidak tercapai kesepakatan, Rajuddin kembali memasuki Gedung DPRD Kota Medan. Massa kemudian melanjutkan aksi unjuk rasa selama beberapa waktu sebelum akhirnya membubarkan diri dengan tertib. (JPP/RT)

RE

Ditulis oleh

Redaktur JPPOS

Rekomendasi Untuk Anda Sponsored

Cari Berita

Tekan Enter untuk mencari atau Escape untuk menutup