JPPOS.ID | TAMBUSAI TIMUR — Perubahan pengelolaan di perkebunan PT Torus Ganda, kawasan Tambusai Timur, kini menjadi kisah pilu bagi ribuan keluarga yang selama ini menggantungkan hidupnya di sana. Perkebunan yang semula menjanjikan kehidupan layak, berubah menjadi "lahan misteri" yang memilukan sejak pengelolaannya beralih ke tangan PT Agrinas.
Nasib para pekerja panen Tandan Buah Segar (TBS) berubah drastis. Semasa masih dikelola PT Torus Ganda, penghasilan mereka mencapai Rp7–8 juta per bulan, cukup untuk menghidupi keluarga dan membiayai pendidikan anak. Kini, angka itu tinggal kenangan. Para karyawan menjerit menghadapi tekanan ekonomi yang semakin berat.
"Dulu Bisa Kirim Anak Kuliah, Sekarang Sekolah 12 Tahun Saja Susah"
Keluhan pilu ini disampaikan langsung para karyawan kepada awak media JPPOS di lingkungan perumahan perkebunan.
“Dulu saat dikelola PT Torus Ganda, hasil panen TBS kami penghasilannya Rp7 hingga 8 juta sebulan. Hidup lumayan terjamin, anak-anak bisa sekolah tenang. Tapi sejak dipegang PT Agrinas, semuanya berubah. Penghasilan turun drastis, kami justru menanggung penderitaan. Sekolah anak hingga 12 tahun saja kami kesulitan membiayai, apalagi melanjutkan ke perguruan tinggi,” ungkap salah satu karyawan dengan nada tertahan.
Ribuan keluarga terdampak. Jutaan anak dari para pekerja tersebut kini terancam masa depannya. Pendidikan yang seharusnya menjadi hak setiap anak, kini menjadi beban berat yang harus dipikirkan setiap hari. Perkebunan yang dulunya menjadi sumber harapan, kini terasa menghancurkan masa depan generasi penerus.
Lahan Perkebunan Berubah Jadi "Misteri", Nasib Karyawan Tak Jelas
Para pekerja menyebut kondisi perkebunan itu kini seperti "lahan misteri". Tidak jelas ke mana hasil panen mengalir, namun yang jelas: kesejahteraan para pekerja justru diabaikan. Pengelolaan baru seolah hanya menguntungkan satu pihak, sementara ribuan keluarga terpinggirkan.
“Inilah penderitaan kami. Perkebunan ini mengorbankan masa depan anak-anak kami. Kami minta perhatian, kami bukan sekadar tenaga kerja — kami adalah manusia yang punya keluarga dan punya hak untuk hidup layak,” tambah karyawan lainnya.
JPPOS.ID mendesak pihak terkait untuk meninjau segera kondisi di lapangan. Ribuan nasib anak bangsa dipertaruhkan di sini. Jangan sampai keuntungan perusahaan didapat di atas punggung pekerja yang terpuruk dan masa depan anak-anak yang terancam putus sekolah.
📸 Keterangan foto: Lingkungan perumahan dan area perkebunan PT Torus Ganda, Tambusai Timur — lokasi keluh kesah ribuan karyawan.
Sumber: Liputan Langsung JPPOS.ID di Perkebunan PT Torus Ganda, Tambusai Timur Pewarta : R Sijabat