Sosial

KKN Internasional UUM dan Perguruan Tinggi Indonesia Kunjungi Yayasan AKSI BAIK serta Kampung Tahu Binjai

RE
Redaksi JPPOS
3 menit baca
KKN Internasional UUM dan Perguruan Tinggi Indonesia Kunjungi Yayasan AKSI BAIK serta Kampung Tahu Binjai
Bagikan WA X FB

Binjai, 18 Agustus 2026 — Dalam rangkaian program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional yang difasilitasi oleh Asosiasi Ekonomi dan Bisnis Internasional (IAEB), rombongan mahasiswa dari Universiti Utara Malaysia (UUM) bersama sejumlah perguruan tinggi di Indonesia melakukan kunjungan resmi ke Yayasan Abadi Ikhlas Sejahtera Indonesia Baik (AKSI BAIK) Binjai dan Kampung Tahu Binjai, pada Selasa (18/08/2026). Kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan mahasiswa pada berbagai potensi nyata di tengah masyarakat, dengan fokus utama pada pemberdayaan komunitas, kewirausahaan, serta pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berbasis kekayaan lokal.
 
Rangkaian kunjungan dimulai dari Kantor Yayasan AKSI BAIK Binjai. Di sini, para mahasiswa mendapat kesempatan untuk mendengarkan secara langsung penjelasan mengenai kiprah yayasan dalam menjalankan beragam program sosial, upaya pemberdayaan masyarakat, hingga strategi pengembangan potensi lokal yang ada di Kota Binjai dan wilayah sekitarnya. Pemaparan ini membuka wawasan mahasiswa tentang bagaimana organisasi masyarakat sipil dapat berperan aktif dalam menggerakkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
 
Setelah mengunjungi yayasan, rombongan melanjutkan perjalanan ke Kampung Tahu Binjai — salah satu sentra unggulan usaha masyarakat yang bergerak di bidang pengolahan kedelai menjadi produk tahu. Para peserta KKN berkesempatan turun langsung ke tempat produksi tahu milik Bang Dedi untuk menyaksikan secara utuh proses pembuatan tahu, mulai dari pengolahan bahan baku hingga produk jadi.


 
Tidak sekadar mengamati, para mahasiswa juga berkesempatan mencoba langsung hasil produksi tahu yang dibuat, serta berdiskusi secara mendalam dengan pelaku usaha mengenai tantangan yang dihadapi, strategi bertahan di tengah persaingan, hingga harapan untuk mengembangkan usahanya lebih jauh. Pengalaman ini menjadi pelajaran nyata bagi mahasiswa tentang bagaimana sebuah usaha lokal dapat tumbuh dan bertahan berkat keterampilan, kerja keras, serta kemampuan memanfaatkan potensi yang tersedia di lingkungannya.
 
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang pembelajaran lintas negara dan lintas perguruan tinggi. Mahasiswa tidak hanya belajar dari teori yang didapatkan di ruang kuliah, tetapi juga memperoleh wawasan langsung dari praktik dan pengalaman para pelaku UMKM serta masyarakat.
 
Pihak Yayasan AKSI BAIK menyampaikan harapannya agar kegiatan KKN Internasional ini dapat menjadi momentum yang memperkuat jaringan kolaborasi antara dunia pendidikan, organisasi masyarakat sipil, pelaku UMKM, dan masyarakat luas dalam mendorong pengembangan potensi lokal. Melalui kunjungan ke Kampung Tahu Binjai ini, diharapkan para peserta dapat menyadari bahwa UMKM lokal memiliki potensi yang sangat besar untuk terus berkembang dan naik kelas — asalkan didukung dengan kerja sama, inovasi, pendampingan, serta akses terhadap pengetahuan dan jejaring yang lebih luas.
 
“Dari Binjai untuk pembelajaran yang lebih luas. Dari UMKM lokal, kita belajar tentang kerja keras, inovasi, dan semangat untuk terus tumbuh.”
 
Kegiatan KKN Internasional ini juga menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pendidikan dan pemberdayaan masyarakat dapat menghadirkan pengalaman belajar yang lebih kontekstual, sekaligus membuka peluang kerja sama yang berkelanjutan demi kemajuan masyarakat dan pengembangan UMKM lokal ke depannya.(Red)

Advertisement

Sumber : Yayasan Aksi Baik
 
 
 

RE

Ditulis oleh

Redaksi JPPOS

Rekomendasi Untuk Anda Sponsored

Cari Berita

Tekan Enter untuk mencari atau Escape untuk menutup