Peristiwa

Jalan Kemang Manis–Kayu Elang Rusak Parah, Motor Tak Bisa Lewat

AD
Admin Bengkulu
2 menit baca
Jalan Kemang Manis–Kayu Elang Rusak Parah, Motor Tak Bisa Lewat
Bagikan WA X FB

JPPOS.ID || BENGKULU  SELUMA – Kondisi jalan lintas yang menghubungkan Desa Kemang Manis menuju Desa Kayu Elang, Kecamatan Semidang Alas, Kabupaten Seluma, Bengkulu, kembali dikeluhkan warga. Minggu pagi (17/5/2026), jalan tanah tersebut tampak rusak parah dengan kubangan dan alur tanah yang dalam sehingga kendaraan roda dua kesulitan melintas.

Bahkan, sejumlah pengendara motor terpaksa putar balik karena tidak sanggup melewati tanjakan berlumpur dan licin di ruas jalan tersebut.

Advertisement

“Terpaksa putar balik. Gak sanggup mau naik. Lihat sendiri jalannya,” kata Eno, salah seorang pelintas yang hendak menuju Desa Kayu Elang.

Pantauan di lokasi, badan jalan dipenuhi lumpur tanah merah dengan bekas roda yang membentuk parit-parit panjang. Kondisi itu membuat kendaraan sulit mendapatkan pijakan, terutama saat melintasi tanjakan.

Warga menyebut titik kerusakan terparah berada di tiga lokasi, yakni sebelum SD, di depan puskesmas, dan tanjakan Tebing Makam. Ketiga titik tersebut disebut sangat sulit dilalui kendaraan, terutama sepeda motor dengan ban biasa.

“Ban motor harus pakai rantai, baru bisa lewat. Kalo ban biasa, ya, gak akan mampu,” kata warga Kemang Manis lainnya.

Warga sekitar mengatakan kerusakan jalan sudah lama terjadi dan semakin parah ketika turun hujan. Jalan tersebut merupakan akses penting masyarakat untuk aktivitas sehari-hari, termasuk mengangkut hasil kebun dan kebutuhan pokok.

“Kalo mau aman, lewat dari Ulu Talo aja. Dari situ jalannya lumayan bagus. Tapi jauh memutar,” ujar Mbah Pandi, warga Kemang Manis.

Keluhan warga terhadap kondisi jalan itu sebenarnya sudah berulang kali disampaikan, termasuk melalui media sosial. Namun hingga kini, warga menilai belum ada tindak lanjut nyata dari pemerintah.

“Jalan itu sudah seringkali diposting di media sosial. Sudah sering diviralkan, tapi belum juga ada tindaklanjut dari pemerintah. Kemaren bahkan ditanami warga dengan genjer, sebagai bentuk kekesalan atas kerusakan jalan itu,” kata seorang warga lainnya.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki ruas jalan tersebut agar akses antar desa kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak terus terganggu.

Heno.

AD

Ditulis oleh

Admin Bengkulu

Rekomendasi Untuk Anda Sponsored

Cari Berita

Tekan Enter untuk mencari atau Escape untuk menutup