Pemerintahan

Pemko Medan Bantu Tebus Ijazah, 1.000 Siswa Jadi Target 2026

RE
Redaktur JPPOS
2 menit baca
Pemko Medan Bantu Tebus Ijazah, 1.000 Siswa Jadi Target 2026
Wali Kota Medan Rico Waas saat membantu siswa dan alumni dari keluarga kurang mampu agar dapat memperoleh ijazah setelah menyelesaikan pendidikan, Kamis (17/9/2026).
Bagikan WA X FB

JPPOS.ID - Medan - Persoalan biaya pendidikan masih membuat sebagian lulusan sekolah di Kota Medan belum dapat membawa pulang ijazah mereka. Kondisi tersebut mendapat perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Program Tebus Ijazah yang menjadi salah satu program Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap.

Program tersebut ditujukan bagi peserta didik maupun alumni jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang telah menyelesaikan pendidikan, tetapi ijazahnya masih tertahan di sekolah akibat tunggakan biaya pendidikan yang belum mampu dilunasi karena keterbatasan ekonomi keluarga.

Advertisement

Wali Kota Medan Rico Waas sebelumnya mengatakan Program Tebus Ijazah merupakan upaya membantu siswa dan alumni dari keluarga kurang mampu agar dapat memperoleh ijazah setelah menyelesaikan pendidikan, Kamis (17/9/2026).

Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, sebanyak 278 siswa dari keluarga tidak mampu telah menerima bantuan hingga saat ini. Program tersebut masih berjalan dan menargetkan sebanyak 1.000 siswa penerima bantuan sepanjang 2026.

Bantuan diberikan berdasarkan data serta bukti tunggakan yang disampaikan pihak sekolah. Pembayaran mencakup tunggakan SPP dan biaya pendidikan lainnya dengan nilai maksimal Rp2,5 juta untuk setiap siswa.

Penerima bantuan berasal dari lulusan SD, SMP, dan MTs yang memenuhi kriteria keluarga tidak mampu. Penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan tunggakan yang telah diverifikasi sehingga besaran bantuan disesuaikan dengan kewajiban pendidikan yang masih harus diselesaikan.

Dengan adanya program tersebut, Pemko Medan membantu menyelesaikan tunggakan biaya pendidikan sehingga ijazah yang sebelumnya masih tertahan dapat diberikan kepada siswa atau alumni yang bersangkutan.

Pemko Medan menargetkan jumlah penerima bantuan terus bertambah hingga mencapai 1.000 siswa pada akhir 2026. Ijazah yang telah diterima diharapkan dapat dimanfaatkan para lulusan untuk melanjutkan pendidikan maupun memenuhi kebutuhan administrasi lainnya setelah menyelesaikan sekolah. (JPP/RT)

RE

Ditulis oleh

Redaktur JPPOS

Rekomendasi Untuk Anda Sponsored

Cari Berita

Tekan Enter untuk mencari atau Escape untuk menutup