Pulau Buruh , Maluku – Komunitas Peduli Jalan (KPJ) Desa Waetina, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, bekerja sama dengan jajaran TNI-Polri dan Pemerintah Desa melaksanakan kegiatan perbaikan jembatan lintas desa pada Minggu, 17 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian bersama untuk memperbaiki fasilitas umum yang telah rusak akibat penggunaan dan perjalanan waktu.
Kegiatan perbaikan ini diikuti oleh berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Desa Waetina, unsur TNI-Polri yang diwakili oleh Babinsa dan Babinkamtibmas, anggota Komunitas Peduli Jalan, hingga warga masyarakat setempat. Secara keseluruhan, sekitar 50 orang bergotong royong dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut.
Ketua Komunitas Peduli Jalan Desa Waetina, Edi Purwanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah desa, unsur keamanan dan ketertiban, serta masyarakat yang dilakukan secara swadaya. Tujuannya adalah memperbaiki kondisi jembatan yang sudah mengalami kerusakan dan sudah melebihi masa pakainya.
Menurut Edi Purwanto, langkah ini sangat penting dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, baik bagi kendaraan roda dua maupun roda empat. Khususnya, jembatan ini sering dilalui oleh anak-anak sekolah dan warga masyarakat untuk berbagai keperluan, sehingga kondisi yang tidak layak dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Akses Utama Penghubung Berbagai Wilayah
Kepala Desa Waetina, Suyitno Wibowo, menegaskan bahwa jembatan tersebut merupakan salah satu akses utama yang menghubungkan beberapa desa di sekitar Kecamatan Waelata, antara lain Desa Waeflan, Desa Waehata, Desa Waetina, dan wilayah lainnya. Kerusakan pada fasilitas ini tentu saja mengganggu kelancaran pergerakan masyarakat dan aktivitas perekonomian di wilayah tersebut.
Namun demikian, lanjut Suyitno Wibowo, selama ini kerusakan jembatan tidak mendapatkan perhatian dan penanganan yang serius dari pihak berwenang. Ia menekankan bahwa jembatan ini merupakan aset pembangunan yang seharusnya mendapatkan pengawasan dan perawatan yang layak dari pemerintah terkait.
Swadaya Masyarakat Tanpa Bantuan Pemerintah Selama Lima Tahun
Ketua Komunitas Peduli Jalan menambahkan bahwa jembatan ini merupakan sarana vital bagi kehidupan masyarakat setempat. Namun, kenyataan yang terjadi menunjukkan bahwa selama lima tahun berturut-turut, perbaikan kerusakan pada jembatan ini sepenuhnya ditanggung dan dikerjakan oleh warga Desa Waetina secara swadaya, tanpa mendapatkan bantuan atau dukungan dari pemerintah baik tingkat daerah maupun pusat.
Kepedulian dan semangat kebersamaan warga dalam kegiatan ini mendapatkan apresiasi tinggi dari pihak TNI-Polri. Babinkamtibmas Desa Waetina, Brigpol Slamet Mujianto, menyatakan bahwa semangat gotong royong dan bahu-membahu yang ditunjukkan masyarakat patut dicontoh. Ia menambahkan bahwa keberhasilan perbaikan ini tidak terlepas dari rasa tanggung jawab warga terhadap fasilitas umum yang mereka gunakan bersama.
Sementara itu, Babinsa Desa Waetina, Sertu Fatikin, juga menyampaikan hal serupa. Ia berharap semangat kebersamaan ini dapat terus dipelihara dalam berbagai kegiatan pembangunan dan pemeliharaan fasilitas umum di wilayah tersebut.
Harapan Masyarakat kepada Pemerintah
Dalam kesempatan yang sama, Brigpol Slamet Mujianto menyampaikan bahwa saat ini masyarakat Waetina menaruh harapan besar kepada Pemerintah Daerah, Pemerintah Provinsi Maluku, maupun Pemerintah Pusat untuk dapat memperhatikan kondisi jalan dan jembatan di wilayah tersebut. Ia menegaskan bahwa keberlanjutan fungsi fasilitas umum ini sangat penting bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat setempat.
Masyarakat Desa Waetina kini menunggu kehadiran langkah nyata dari pemerintah untuk segera menangani perbaikan dan perawatan jembatan serta jalan di wilayah mereka. Mereka berharap agar permasalahan yang telah dikeluhkan selama bertahun-tahun ini dapat segera mendapatkan solusi yang memadai demi kelancaran aktivitas dan keselamatan bersama.
(mlk)
Advertisement
RE
Ditulis oleh
Redaksi JPPOS
Rekomendasi Untuk AndaSponsored
Cari Berita
Tekan Enter untuk mencari atau Escape untuk menutup