Pemerintahan

Akhirnya Pemda Tepati Janji, Siltap 30 Desa di Seluma Mulai Diguyur Dibayarkan!

RE
Redaksi JPPOS
2 menit baca
Akhirnya Pemda Tepati Janji, Siltap 30 Desa di Seluma Mulai Diguyur Dibayarkan!
Keterangan gambar. Desa Air Periukan kecamatan Air Periukan salah satu dari 30 desa yang silttapnya dibayar.
Bagikan WA X FB

Seluma – Setelah sempat memicu polemik dan keluhan dari kalangan kepala desa, Pemerintah Kabupaten Seluma akhirnya mulai merealisasikan pembayaran penghasilan tetap (siltap) kepala desa, perangkat desa, dan tunjangan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Informasi mulai cairnya Alokasi Dana Desa (ADD) untuk pembayaran siltap tersebut beredar di grup WhatsApp para kepala desa di Kabupaten Seluma, Jumat (8/5/2026).

Advertisement

Dalam pesan yang beredar, disebutkan bahwa penyaluran ADD tahap Januari hingga April mulai dilakukan kepada 30 desa di Kabupaten Seluma.

“Bismillah, penyaluran ADD bulan Januari s/d April,” demikian bunyi pesan yang beredar di grup kepala desa.

Adapun desa yang mulai menerima penyaluran di antaranya Desa Sukasari, Lubuk Lagan Talo Kecil, Bakal Dalam, Taba, Giri Nanto, Talang Kabu, Napal Melintang, Simpang Tiga Pagar Gasing, Lunjuk, hingga Bukit Peninjauan I dan sejumlah desa lainnya.

Di bagian akhir pesan tersebut, pemerintah juga meminta desa-desa lain yang belum menerima pencairan untuk bersabar menunggu proses berikutnya.

“Bagi yang belum harap bersabar,” tulis pesan tersebut.

Mulainya pencairan ini disambut lega oleh sejumlah pemerintah desa. Sebab sebelumnya, polemik keterlambatan pembayaran siltap sempat memicu keresahan di kalangan kepala desa dan perangkat desa.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Seluma, Herman Suyadi, menjelaskan bahwa pembayaran siltap sempat tertunda karena keterbatasan anggaran daerah.

Saat itu, pemerintah daerah memprioritaskan pembiayaan kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat provinsi, di mana Kabupaten Seluma menjadi tuan rumah.

Kondisi tersebut memicu kritik dari sejumlah kepala desa yang menilai hak aparatur desa seharusnya tetap menjadi prioritas utama.

Kini, dengan mulai dicairkannya ADD untuk pembayaran siltap di 30 desa, pemerintah daerah dinilai mulai menepati komitmennya untuk menyelesaikan pembayaran yang sebelumnya sempat tertunda.

Meski demikian, sejumlah desa lainnya masih menunggu giliran pencairan dalam tahap berikutnya.(Heno)

RE

Ditulis oleh

Redaksi JPPOS

Rekomendasi Untuk Anda Sponsored

Cari Berita

Tekan Enter untuk mencari atau Escape untuk menutup