JPPOS .ID || BENGKULU SELUMA - Wakil Bupati Seluma Drs. H. Gustianto membuka secara resmi Pelaksanaan Kompetensi/Asesmen Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma Tahun 2026, bertempat di Java Room Hotel Mercure Bengkulu, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan ini dihadiri secara daring oleh Ketua Tim Asesor dari Pusat Penilaian dan Pengembangan Kompetensi ASN Kementerian Pertanian, Indria Fitriani, S.H., M.AP., beserta anggota tim asesor.
Sekretaris Daerah Kabupaten Seluma, Deddy Ramdhani, S.E., M.S.E., M.A., selaku Ketua Panitia Seleksi dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan utama asesmen ini adalah untuk memotret kompetensi manajerial, sosial kultural, dan teknis secara objektif.
"Hasilnya akan menjadi dasar bagi pengembangan karier, pemetaan talenta, dan penempatan pejabat yang tepat: The Right Man on The Right Place," ujarnya.
Ia juga melaporkan bahwa terdapat 12 Jabatan JPT Pratama yang mengalami kekosongan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seluma, dengan jumlah peserta yang dinyatakan lulus administrasi sebanyak 43 orang.
Adapun 12 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang akan diisi melalui seleksi terbuka tersebut adalah:
1. Kepala Disperindagkop UKM
2. Kepala Badan Keuangan Daerah
3. Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran
4. Kepala Disparpora
5. Sekretaris DPRD
6. Kepala Dinas Perikanan
7. Kepala Bappeda
8. Kepala Dinas PMPTSP
9. Kepala Dinas Kesehatan
10. Kepala Badan Kesbangpol
11. Kepala Bapenda
12. Kepala BKPSDM
Sementara itu, Wakil Bupati Seluma, Gustianto dalam arahannya menegaskan bahwa seleksi terbuka ini bukan sekadar agenda rutinitas atau formalitas administrasi, melainkan sarana untuk menjaring pejabat yang benar-benar memiliki kompetensi, kualifikasi, dan integritas tinggi.
"Kepada seluruh peserta seleksi diimbau untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi seperti uji kompetensi, penulisan naskah hingga wawancara dengan sungguh-sungguh," ujarnya.
"Semua peserta memiliki kesempatan yang sama, tunjukkan kompetensi secara maksimal, keluarkan seluruh potensi, gagasan inovatif, dan kemampuan manajerial terbaik," lanjutnya.
"Pejabat yang lolos dan terpilih diharapkan mampu membawa perubahan positif, meningkatkan kinerja OPD serta mempercepat pelayanan publik yang optimal," tutupnya.
Heno.