JPPOS.ID || BENGKULU - Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, mengikuti rapat koordinasi penanggulangan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terlantar yang dilaksanakan di Ruang Rapat Direktur RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu, Senin (12/10).
Rapat koordinasi ini membahas upaya penanganan ODGJ terlantar agar mendapatkan pelayanan kesehatan dan penanganan sosial yang sesuai dengan kebutuhannya. Hal ini penting mengingat Rumah Sakit Khusus Jiwa (RSKJ) memiliki fungsi utama dalam pelayanan kesehatan jiwa, termasuk perawatan dan rehabilitasi pasien, sehingga penanganan lanjutan bagi ODGJ terlantar memerlukan koordinasi dengan pihak terkait.
Khairil Anwar menegaskan, diperlukan solusi yang tepat agar ODGJ terlantar dapat memperoleh perawatan maksimal serta penanganan yang sesuai dengan kondisi masing-masing.
“Penanganan ODGJ terlantar harus segera dicarikan solusi yang tepat, sehingga mereka bisa mendapatkan perawatan maksimal dan penanganan yang sesuai dengan kebutuhannya,” ujar Khairil.
Sementara itu, Direktur RSKJ Soeprapto Provinsi Bengkulu, dr. Herry Permana, menyampaikan bahwa penanganan ODGJ terlantar membutuhkan kepedulian bersama agar mereka tetap mendapatkan pelayanan dan perlakuan yang layak.
“Kami di RSKJ harus membantu masyarakat. Kita harus memanusiakan manusia dengan sebaik-baiknya,” ujar Herry.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun sinergi antara pemerintah daerah dan pihak terkait dalam menentukan langkah penanganan ODGJ terlantar, baik dari sisi pelayanan kesehatan maupun dukungan sosial, sehingga mereka dapat memperoleh penanganan yang layak dan manusiawi.
Heno