Daerah

6.064 Hektare Lahan di Rejang Lebong Dipetakan untuk Ekstensifikasi Sawit

AD
Admin Bengkulu
2 menit baca
6.064 Hektare Lahan di Rejang Lebong Dipetakan untuk Ekstensifikasi Sawit
Bagikan WA X FB

JPPOS.ID || BENGKULU - Pemerintah Provinsi Bengkulu terus mematangkan program ekstensifikasi kelapa sawit sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan energi nasional. Salah satunya melalui pemetaan potensi lahan seluas 6.064,16 hektare di Kabupaten Rejang Lebong.

Pembahasan tersebut dilakukan dalam Rapat Koordinasi Ground Check Teknis Program Ekstensifikasi Kelapa Sawit yang digelar di Ruang Rapat Merah Putih Lantai II Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (23/9) pagi.

Advertisement

Rapat dipimpin Wakil Gubernur Bengkulu Mian, didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Provinsi Bengkulu Sri Herlin Despita. Turut hadir Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Iim Mucharam serta Strategic Advisor PTPN IV Irwan Perangin Angin.

Dalam pemaparan PTPN IV, potensi lahan seluas 6.064,16 hektare tersebut tersebar di sejumlah kecamatan di Kabupaten Rejang Lebong. Rinciannya, Kecamatan Kota Padang seluas 3.229,58 hektare, Sindang Beliti Ulu 993,89 hektare, Sindang Beliti Ilir 910,07 hektare, serta kawasan Binduriang dan Sindang Kelingi seluas 930,62 hektare.

Wakil Gubernur Bengkulu Mian mengatakan Pemprov Bengkulu serius mendukung program ketahanan energi nasional, termasuk pengembangan biodiesel B50.

“Sama-sama kita ketahui program prioritas Pak Presiden terkait dengan ketahanan energi, pengembangan B50. Provinsi Bengkulu sudah mencapai 1,5 juta ton CPO per tahun,” kata Mian.

Menurut Mian, selain memiliki produksi CPO yang cukup besar, Bengkulu juga menunjukkan progres dalam program peremajaan atau replanting kelapa sawit yang menjadi bagian dari program pemerintah pusat.

“Bengkulu ini juga sukses dalam menjalankan program pusat replanting. Progresnya nomor dua terbaik di Indonesia,” bebernya.

Sementara itu, Strategic Advisor PTPN IV Irwan Perangin Angin menjelaskan, potensi lahan ekstensifikasi tersebut sebelumnya telah melalui proses pemetaan dan koordinasi dengan pihak terkait di Kabupaten Rejang Lebong.

“Kami sebelumnya mendapatkan potensi ekstensifikasi kelapa sawit sebesar 6.064,16 hektare di Bengkulu yang merupakan areal HPL. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Kakanwil Rejang Lebong dan memetakan mana kawasan hutan lindung serta kawasan pertambangan,” jelas Irwan.

Pemetaan tersebut menjadi bagian penting dalam proses ground check teknis untuk memastikan kesesuaian lahan sebelum program ekstensifikasi kelapa sawit dilanjutkan.

HENO.

AD

Ditulis oleh

Admin Bengkulu

Rekomendasi Untuk Anda Sponsored

Cari Berita

Tekan Enter untuk mencari atau Escape untuk menutup