Kedung Ringin, JPPOS.ID — Perayaan Hari Santri 2025 di MA’ARIF NU Kedung Ringin berlangsung dengan penuh semangat, keceriaan, dan makna kebersamaan. Seluruh guru, siswa, serta warga madrasah bersatu dalam suasana religius dan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan yang berjalan lancar dan sukses.
Kegiatan diawali dengan ziarah ke makam para perintis madrasah, sebagai bentuk penghormatan atas jasa mereka dalam mendirikan dan mengembangkan lembaga pendidikan Islam di Kedung Ringin. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan lomba mewarnai dan menggambar bersama Faber-Castell, yang diikuti dengan antusias oleh para siswa.
Suasana semakin semarak ketika para peserta mengenakan busana khas santri — baju putih, sarung, dan peci bagi putra serta busana muslimah bagi putri — yang memperkuat identitas santri dan mencerminkan nilai kesederhanaan serta keteladanan.
Pihak madrasah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para guru, wali murid, serta sponsor yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan ini.
“Semoga semangat para santri terus tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan cinta tanah air,” ujar Sabar Eko Pramono, guru pembina MA’ARIF NU Kedung Ringin.
Perayaan Hari Santri tahun 2025 mengusung tema nasional “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia.” Tema tersebut menjadi refleksi penting bagi para santri agar terus meneladani perjuangan para ulama dan berperan aktif dalam membangun bangsa yang berperadaban luhur.
Tak hanya di Kedung Ringin, semangat Hari Santri juga menggema di berbagai lembaga pendidikan di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) di seluruh Indonesia. Beragam kegiatan digelar, mulai dari upacara bendera, lomba keagamaan, pertunjukan seni rebana, hingga aksi sosial, semuanya bertujuan menanamkan nilai nasionalisme, kebersamaan, dan cinta damai dalam bingkai Ahlussunnah wal Jamaah.
Perayaan di MA’ARIF NU Kedung Ringin pun meninggalkan kesan positif bagi semua pihak yang terlibat. Semangat dan keceriaan para santri menjadi simbol harapan akan lahirnya generasi penerus bangsa yang berilmu, berakhlak, dan berjiwa kebangsaan. ?
?️ Reporter: Sabar Eko Pramono
? Foto: Dokumentasi MA’ARIF NU Kedung Ringin
?️ Editor: Redaksi JPPOS.ID







