POLRI

Masyarakat  Meminta Polres Labusel Polsek Sungai Kanan Harus Berani Tindak Tegas Pelangsir BBM Bersubsidi

AD
Admin Bengkulu
• • 4 menit baca
Masyarakat  Meminta Polres Labusel Polsek Sungai Kanan Harus Berani Tindak Tegas Pelangsir BBM Bersubsidi
Bagikan WA X FB

JPPOS.ID || SUMUT LABUSEL - 15 Oktober 2026, Dengan adanya kegiatan yang dilakukan lakukan oknum masyarakat yang melangsir bahan bakar minyak berulang ulang, sehingga sangat meresahkan masyarakat dan di khawatirkan penimbunan bahan bakar minyak BBM bersubsidi.

Wilayah Hukum Polres Labuhanbatu Selatan Kesatuan Polsek Sungai Kanan  Propinsi Sumatera Utara, Masyarakat meminta Harus berani membuat  Langkah pengawasan dan penyelidikan secara berkala terhadap Oknum AMH Sebagai Pemilik mobil duga Pelangsir Bahan Bakar Minyak Bersubsidi dengan cara berulang ulang.

Advertisement

Kapolsek Sungai Kanan IPTU Afri S Damanik SH.MH melalui WhatsApp Pribadinya Rabu 13/10/2026 , merespon dan berkomitmen dengan adanya Informasi dan adanya pemberitaan terkait adanya Pelangsir Bahan Bakar Minyak BBM bersubsidi merespon baik.

", ijin Pak...kita dari Polsek sungai kanan tetap akan melakukan pengawasan dan penyelidikan terhadap informasi adanya dugaan penyalahgunaan BBM di wilayah Sungai Kanan ya Pak." terang Kapolsek Sungai Kanan saat dikonfirmasi lewat WhatsApp. 

Salah satu tokoh masyarakat H .M Hasibuan,  angkat bicara kepada awak media. 

",Memang sangat krusial untuk mengantisipasi potensi penimbunan maupun penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di wilayah hukum Polsek Sungai Kanan," Ucap salah' satu tokoh masyarakat.

Lebih lanjut Beliau mengatakan juga mengharapkan tindakan nyata dari pihak kepolisian.

",Kita masyarakat menungggu Hasil temuanya Polres Labusel Kesatuan Polsek Sungai Kanan,di mana beberapa kali Media sudah memberitakan terkait adanaya penyalah gunaan  minyak BBM bersubsidi,baik Biosolar dan pertalite." terang tokoh masyarakat lagi.

​Di tempat yang sama salah satu tokoh Aktipis, dalam penyampaiannya 
berharap.

" , Semoga pelaksanaan tugas Kesatuan Polsek Sungai Kanan, di lapangan senantiasa berjalan aman, lancar, dan kondusif demi menjaga ketertiban serta pemenuhan kebutuhan masyarakat, selamat bertugas untuk seluruh personel Polsek Sungai Kanan," Harap tokoh Aktipis Labusel P. Simamora SH 

Masyarakat pada umumnya Meminta Kepada Polres Labuhanbatu Selatan agar turun Ke SPBU Amelia Kecamatan Sungai Kanan Labusel Pelangsir Biosolar , merupakan istilah untuk oknum atau kelompok yang berinisial  AMH Sebagai pemembeli Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi,dan mengakui.

Bahwa mobil tersebut adalah Mobilnya dengan bahasa seperti ini " Motor doi bang "( Mobil kita itu bang ) 13/10/2026 jam 13.59 Wib ,  Melangsir seperti Pertalite dan Biosolar, secara berulang-ulang di SPBU Amelia dengan tujuan menimbun atau menjualnya kembali ke pasar industri atau non-subsidi dengan harga lebih tinggi demi meraih keuntungan ilegal.

Di sisi lain pengakuan masyarakat setempat yang namanya tidak mau di cantumkan Senen jam 14.13 wib pada saat itu membenarkan bahwa mobil bus tersebut adalah melangsir minyak Biosolar adalah milik AMS secara ber ulang kali .terang warga 

​Praktik ini sering menjadi penyebab utama kelangkaan BBM subsidi, antrean panjang kendaraan masyarakat umum, dan kuota subsidi penyebab pemerintah yang cepat habis.

​Modus Operasi Mobil Pelangsir
​Para oknum kerap memanfaatkan celah operasional dan teknologi di SPBU Amelia Kecamatan Sungai Kanan Wilayah Hukum Polsek Sungai Kanan Beberapa modus umum yang sering ditemukan meliputi : 

1.​Tangki Modifikasi / Tangki Siluman
​Mobil pribadi, truk, atau minibus diubah kapasitas tangkinya dengan menambah wadah penampung (toren, drum, atau tangki rakitan) di bagian bagasi atau kabin belakang.
2.​Dilengkapi pompa penyedot otomatis agar minyak yang diisikan langsung tersedot ke wadah penampung rahasia.
3.​Manipulasi Barcode / QR Code MyPertamina
​Menggunakan satu kendaraan dengan banyak QR code (menggunakan identitas/STNK palsu atau milik orang lain).
4.​Modus Ganti Pelat Nomor: Mengganti pelat nomor kendaraan secara berkala dalam satu hari agar bisa melakukan pengisian berulang kali di SPBU yang sama atau berbeda.

​Pengisian Berulang (Tap-and-Go)
​Mengisi BBM hingga batas kuota harian harian, memindahkan BBM ke wadah di penampungan, lalu kembali antre di SPBU lain atau SPBU yang sama pada giliran berikutnya.
​Keterlibatan Oknum SPBU Amelia 
Di duga ada ​Kerja sama terselubung antara pelangsir dan petugas SPBU (operator/pengawas) yang membiarkan pengisian tidak wajar, seperti durasi pengisian yang sangat lama (20–30 menit) atau meloloskan nomor polisi yang tidak sesuai.                    
Dalam Hal kejadian ini masyarakat meminta Kepada Penegak Hukum polres Labusel agar turun Kelapangan agar menertipkan SPBU Amelia, Sekaligus menindak tegas Para Oknum Pelangsir minyak BBM Bersubsidi di mana salah satunya Yang berinisial AMS yang kerap memakai Mobil Bus sebagai pelangsir .
( Tim Redaksi )

AD

Ditulis oleh

Admin Bengkulu

Rekomendasi Untuk Anda Sponsored

Cari Berita

Tekan Enter untuk mencari atau Escape untuk menutup