JPPOS.ID - Medan - Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PKS, Syaiful Ramadhan, mengapresiasi langkah Tim Cakrawala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan dalam menertibkan pelaksana parkir di sejumlah titik. Namun, ia mengingatkan agar penertiban tidak sekadar menjadi perhatian publik atau viral di media sosial, melainkan menghasilkan dampak nyata berupa peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Penertiban yang dilakukan Tim Cakrawala patut kita apresiasi. Tetapi yang paling penting bukan sekadar viralnya penindakan, melainkan bagaimana program ini mampu meningkatkan pendapatan daerah dari sektor parkir secara signifikan,” ujar Syaiful kepada wartawan di Gedung DPRD Medan, Minggu (12/7/2026).
Menurutnya, potensi retribusi parkir di Kota Medan belum tergarap secara maksimal. Ia menyoroti capaian retribusi parkir tepi jalan umum yang disebut hanya mencapai Rp19,114 miliar dari target Rp100 miliar, turun dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebesar Rp24,883 miliar.
Syaiful meminta Pemko Medan tidak hanya mengandalkan penindakan, tetapi juga membenahi sistem pengelolaan parkir agar lebih modern, transparan, dan akuntabel. Perbaikan itu dinilai penting untuk menekan potensi kebocoran pendapatan serta memastikan peningkatan PAD.
Ia juga mengingatkan bahwa penataan parkir harus mempertimbangkan aspek sosial dan ekonomi masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor tersebut. Karena itu, penindakan terhadap pelanggaran perlu diiringi pembinaan dan skema penataan yang memberikan kepastian bagi para pelaksana parkir tanpa mengabaikan aturan yang berlaku.
Syaiful berharap penertiban oleh Tim Cakrawala menjadi bagian dari reformasi tata kelola parkir di Kota Medan. Itu yang seharusnya menjadi tujuan utama dari penertiban ini,” pungkasnya. (JPP/RT)