Pemerintahan

Bupati Taput Resmikan Jembatan Cinta Kasih di Adian Koting

RE
Redaktur JPPOS
2 menit baca
Bupati Taput Resmikan Jembatan Cinta Kasih di Adian Koting
Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., bersama Pimpinan Yayasan Buddha Tzu Chi Cabang Medan, Mujianto, saat meresmikan jembatan Cinta Kasih Aek Poring, Sabtu (12/9/2026).
Bagikan WA X FB

JPPOS.ID - Tapanuli Utara - Jembatan Cinta Kasih Aek Poring di Desa Siantar Naipospos, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara, resmi beroperasi setelah diresmikan Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., bersama Pimpinan Yayasan Buddha Tzu Chi Cabang Medan, Mujianto, Sabtu (12/9/2026).

Jembatan gantung tersebut dibangun untuk memulihkan akses masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi pada 25 November 2025. Kehadirannya kembali membuka konektivitas darat warga Desa Siantar Naipospos, termasuk akses menuju wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah.

Advertisement

Pembangunan jembatan didukung Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia melalui kerja sama dengan masyarakat Desa Siantar Naipospos, jajaran TNI AD, dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara. Infrastruktur tersebut kini dimanfaatkan untuk mendukung mobilitas warga, aktivitas pertanian, serta akses anak-anak menuju sekolah.

Bupati Jonius menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, TNI AD, dan masyarakat yang bergotong royong dalam pembangunan jembatan. Menurutnya, kolaborasi tersebut menunjukkan kepedulian bersama dalam memulihkan akses transportasi masyarakat setelah bencana.

Dalam kesempatan tersebut, Jonius juga menyampaikan sejumlah rencana pembangunan untuk mendukung peningkatan pelayanan dasar dan infrastruktur di kawasan tersebut. Pemkab Taput merencanakan pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Dusun Lobu Haminjon, Desa Siantar Naipospos, dengan dukungan lahan yang disediakan masyarakat.

Selain itu, Pemkab Taput mengalokasikan Rp2,5 miliar melalui APBD 2026 untuk perbaikan jalan dan jembatan di empat titik pada ruas Simpang Lapogambiri–Pancur Batu–Siantar Naipospos–Lobu Haminjon. Berdasarkan data Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P), pembenahan infrastruktur di kawasan tersebut juga diusulkan berlanjut hingga 2028 dengan estimasi total anggaran Rp50 miliar.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan penyerahan cendera mata berupa kain ulos kepada Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia sebagai bentuk apresiasi pemerintah daerah dan masyarakat. Kegiatan turut dihadiri Sekretaris Daerah Taput Henry M.M. Sitompul, M.Si., para pimpinan OPD, Camat Adian Koting, serta tokoh masyarakat setempat. (JPP/RT)

RE

Ditulis oleh

Redaktur JPPOS

Rekomendasi Untuk Anda Sponsored

Cari Berita

Tekan Enter untuk mencari atau Escape untuk menutup