Daerah

Kapus Bukit Malintang drg Amiril Mukmin Siregar bersama Forkopimcam Bukit Malintang Bagikan 1.000 Masker Gratis

AD
Admin Bengkulu
• • 3 menit baca
Kapus Bukit Malintang drg Amiril Mukmin Siregar bersama Forkopimcam Bukit Malintang Bagikan 1.000 Masker Gratis
Bagikan WA X FB

JPPOS .ID || SUMUT MADINA - Menanggapi kondisi kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bukit Malintang menggelar aksi pembagian masker gratis kepada masyarakat dan para pengguna jalan, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan tersebut dipusatkan di Jalan Lintas Sumatera Medan–Padang, Desa Malintang Jae, Kecamatan Bukit Malintang. Pembagian masker ini dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk melindungi masyarakat dari dampak kabut asap yang berpotensi mengganggu kesehatan, terutama saluran pernapasan.

Advertisement

Kegiatan tersebut melibatkan Camat Bukit Malintang M. Zorro Lubis, SE, MM, Sekretaris Camat beserta staf kantor camat, Kepala Puskesmas Bukit Malintang drg. Amiril Mukmin Siregar bersama jajaran tenaga kesehatan, serta Danposramil Siabu Peltu Sulhan Panjaitan.

Kepala Puskesmas Bukit Malintang, drg. Amiril Mukmin Siregar, mengatakan bahwa pembagian masker merupakan bentuk kepedulian dan langkah antisipasi terhadap kondisi cuaca yang kurang sehat akibat kabut asap.

"Dalam situasi seperti ini, kami memfokuskan upaya pencegahan di wilayah kerja Puskesmas Bukit Malintang sebagai bentuk antisipasi terhadap kemungkinan munculnya penyakit, khususnya gangguan pernapasan," ujarnya.

Ia menjelaskan, masker dibagikan kepada pengendara, masyarakat sekitar, serta warga yang mengikuti kegiatan pengajian rutin ibu-ibu setiap Jumat. Pada kegiatan tersebut, pihaknya menyalurkan hampir 1.000 masker kepada masyarakat.

Amiril mengimbau masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan dengan mengurangi aktivitas di luar rumah selama kabut asap masih menyelimuti wilayah tersebut.

"Kami berharap masyarakat dapat menjaga kesehatan. Sebaiknya tetap berada di rumah apabila tidak ada keperluan penting. Begitu juga anak-anak, untuk sementara sebaiknya tidak banyak beraktivitas di luar rumah sampai kondisi kembali membaik dan sesuai dengan arahan pemerintah," imbaunya.

Sementara itu, Camat Bukit Malintang, M. Zorro Lubis, SE, MM, menyampaikan bahwa kondisi kabut asap yang melanda Kabupaten Mandailing Natal cukup memprihatinkan karena berpotensi berdampak terhadap kesehatan masyarakat, terutama anak-anak usia sekolah.

Menurut Zorro, sebagai salah satu langkah pencegahan, kegiatan belajar mengajar bagi siswa di Madina untuk sementara dilaksanakan melalui Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), sesuai dengan edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mandailing Natal, mulai Kamis (15/10/2026) hingga Sabtu (17/10/2026).

Ia juga mengimbau masyarakat Kecamatan Bukit Malintang agar menghindari kegiatan yang tidak mendesak serta tidak melakukan aktivitas yang dapat menambah pencemaran udara, seperti membakar sampah maupun kegiatan lain yang menghasilkan asap.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah atau aktivitas lain yang dapat menambah asap. Untuk sementara, lebih baik mengurangi kegiatan di luar rumah demi menjaga kesehatan bersama," tegasnya.

Terkait sumber kabut asap yang menyelimuti wilayah Madina, Zorro mengatakan bahwa pihak kecamatan belum mengetahui secara pasti asal-usulnya karena masih memerlukan informasi dan data yang akurat. Untuk langkah penanganan lebih lanjut, pihaknya menunggu arahan dari pemerintah daerah.

Di sisi lain, Danposramil Siabu, Peltu Sulhan Panjaitan, menyampaikan bahwa pihaknya turut melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi kabut asap di wilayah tersebut.

Menurutnya, koordinasi dan pengawasan bersama diperlukan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya persoalan di lapangan. Apabila ditemukan kejadian yang membutuhkan penanganan, pihaknya bersama unsur terkait siap turun ke lokasi.

Melalui kegiatan pembagian masker gratis tersebut, Forkopimcam Bukit Malintang berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang sehat serta bersama-sama mengurangi aktivitas yang berpotensi memperburuk kualitas udara.

Masyarakat juga diimbau

AD

Ditulis oleh

Admin Bengkulu

Rekomendasi Untuk Anda Sponsored

Cari Berita

Tekan Enter untuk mencari atau Escape untuk menutup