Pemerintahan

Wabup Deni Paparkan Perubahan APBD Taput 2026, Belanja Rp1,393 T

RE
Redaktur JPPOS
2 menit baca
Wabup Deni Paparkan Perubahan APBD Taput 2026, Belanja Rp1,393 T
Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng. dalam Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Keuangan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD 2026 di Gedung DPRD Taput, Senin (31/8/2026).
Bagikan WA X FB

JPPOS.ID - Tapanuli Utara - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mengarahkan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 untuk memperkuat pelayanan publik, infrastruktur, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, serta mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Arah kebijakan tersebut disampaikan Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., saat membacakan sambutan Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., dalam Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Keuangan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD 2026 di Gedung DPRD Taput, Senin (31/8/2026).

Advertisement

Bupati menyebut perubahan APBD 2026 merupakan langkah strategis dalam memasuki tahun kedua pelaksanaan RPJMD 2025–2029. Penyesuaian anggaran dilakukan dengan mempertimbangkan arah kebijakan pembangunan, prioritas kepala daerah, serta kemampuan fiskal daerah, dengan tetap mengedepankan prinsip efisiensi, efektivitas, dan penghematan.

Fokus perubahan anggaran diarahkan pada pemenuhan pelayanan dasar, terutama sektor pendidikan dan kesehatan, penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Kebijakan tersebut menjadi respons pemerintah daerah terhadap berbagai dinamika dan kebutuhan pembangunan yang berkembang sepanjang pelaksanaan APBD 2026.

Dalam rancangan perubahan APBD 2026, pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp1,351 triliun, turun Rp3,704 miliar atau 0,27 persen dibandingkan target sebelumnya Rp1,354 triliun. Sementara itu, belanja daerah meningkat Rp46,861 miliar dari Rp1,346 triliun menjadi Rp1,393 triliun. Kenaikan tersebut antara lain ditopang peningkatan belanja modal lebih dari dua kali lipat, dari Rp72,068 miliar menjadi Rp146,651 miliar, serta belanja tidak terduga dari Rp10 miliar menjadi Rp23,994 miliar.

Pada sisi pendapatan, pendapatan transfer meningkat menjadi sekitar Rp1,158 triliun, sedangkan pendapatan asli daerah (PAD) disesuaikan menjadi sekitar Rp160,362 miliar. Wakil Bupati mengatakan rancangan perubahan APBD tersebut selanjutnya akan dibahas bersama DPRD agar dapat diselesaikan secara efektif dan tepat waktu, sekaligus memastikan kebijakan anggaran tetap sejalan dengan prioritas pembangunan dan kebutuhan masyarakat.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Tapanuli Utara, Arifin Rudi Nababan, S.H., didampingi Wakil Ketua DPRD Dedy Hendra Hutabarat, S.H., dan Ir. Reguel Simanjuntak. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPRD, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta undangan lainnya.

Melalui pembahasan perubahan APBD yang terarah, Pemkab Taput berharap penyesuaian anggaran dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat pelayanan dasar, infrastruktur, dan kualitas pelayanan publik. (JPP/RT)

RE

Ditulis oleh

Redaktur JPPOS

Rekomendasi Untuk Anda Sponsored

Cari Berita

Tekan Enter untuk mencari atau Escape untuk menutup