Mabar Sampai Pagi | Awas Mata Minus & Saraf Kejepit!

TULUNGAGUNG – 10 Maret 2026

Tren e-sports dan hobi bermain bersama (mabar) semakin digemari masyarakat, terutama kalangan muda. Meskipun memberikan keseruan dan kesempatan berkompetisi, aktivitas ini berpotensi menimbulkan masalah kesehatan jika tidak diperhatikan. Menanggapi fenomena ini, RSUD Campurdarat dr. Karneni melalui program edukasi “Karneni Talk” menghadirkan sesi khusus bagi para gamers dan pegiat e-sports, dengan tujuan agar mereka tetap bisa berkiprah tanpa mengorbankan kondisi fisik.

Diskusi Panel Bersama Ahli Kesehatan & Atlet E-Sports Profesional

Siaran live streaming episode spesial ini dipandu oleh Moh. Rizki Ismail, A.Md.Kep sebagai host, yang menghubungkan perspektif medis dengan praktik di dunia e-sports profesional:

  • Kesehatan Saraf: dr. Benedictus Yudha B., Sp. S (Dokter Spesialis Saraf) menjelaskan secara mendalam tentang ancaman saraf kejepit serta gangguan saraf lainnya yang dapat muncul akibat posisi duduk statis dalam waktu lama, penggunaan perangkat input yang tidak ergonomis, dan kurangnya gerakan selama bermain. Ia juga memaparkan langkah-langkah pencegahan dan penanganan awal jika terjadi keluhan pada sistem saraf.
  • Kesehatan Mata: dr. Karina Rakhma M., Sp. M (Dokter Spesialis Mata) membahas risiko peningkatan tingkat mata minus, kelelahan mata digital, iritasi, dan gangguan penglihatan lainnya akibat durasi paparan layar yang tinggi. Selain itu, ia memberikan panduan praktis tentang cara merawat mata, termasuk aturan istirahat berkala dan pengaturan lingkungan bermain yang ramah mata.
  • Sudut Pandang Atlet Profesional: Moch Shiva Rosyadi dari ESI (E-Sports Indonesia) Kabupaten Tulungagung berbagi pengalaman pribadi mengenai kedisiplinan dalam menjaga kesehatan fisik, mulai dari rutinitas olahraga ringan, pola makan sehat, hingga manajemen waktu bermain agar performa tetap optimal dan risiko kesehatan dapat diminimalkan.

Komitmen Tingkatkan Literasi Kesehatan Digital Bagi Komunitas

RSUD Campurdarat dr. Karneni terus melakukan transformasi untuk menjangkau berbagai komunitas, khususnya kalangan muda dan penggemar hobi digital di Tulungagung. Melalui kolaborasi dengan ESI Kabupaten Tulungagung, diharapkan literasi kesehatan digital dapat meningkat, sehingga para pegiat e-sports lebih memahami pentingnya penerapan prinsip ergonomi dan perawatan kesehatan mata sejak dini.

“Menjadi pro-player atau bahkan hanya penggemar game yang aktif bukan berarti harus mengabaikan kesehatan. Kami ingin masyarakat, terutama anak muda, memiliki pengetahuan yang cukup untuk memitigasi risiko saraf kejepit dan gangguan mata sejak dini,” ujar tim pengembang media digital RSUD Campurdarat dalam pernyataannya.

Saksikan Siaran Ulang dan Pantau Informasi Terbaru

Masyarakat yang tidak dapat menyaksikan siaran live dapat mengakses rekaman acara di kanal resmi YouTube RSUD Campurdarat dr. Karneni. Untuk tidak ketinggalan informasi kesehatan penting lainnya serta jadwal sesi “Karneni Talk” berikutnya, silakan ikuti aktivitas media sosial kami di berbagai platform:

  • YouTube: RSUD Campurdarat dr. Karneni
  • Instagram, Facebook, TikTok: @rsudcampurdarat

Pewarta: Pauji
Kabiro: Tulungagung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *