JPPOS.ID || BENGKULU SELUMA – Ditengah teriknya matahari dengan semangatnya menghadiri kunjungan salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Seluma Yesi Heriza S ip di desa lubuk Sahung Minggu 23 Maret 2025.
Guna menampung aspirasi dari masyarakat desa lubuk sahung dan lingkungan desa tetangga, diantaranya dihadiri segenap perangkat desa lubuk Sahung beserta masyarakat desa Talang Benuang, Sukamaju dan kelurahan sukaraja dalam kesempatan ini ibu Yesi Heriza S ip sangat mengucapkan ribuan terimakasih atas kehadirannya untuk memenuhi undangan reses ini,” dalam hal ini saya mengucapkan banyak terimakasih kepada cik dan wan serta adiak sanak atas keringanan langkahnya memenuhi undangan ini, dalam undangan ini saya ingin mendengarkan keluhan dan usulan yang sifatnya untuk membangun dan kepentingan bersama, apa lagi acara ini memang untuk pertama kalinya saya laksanakan di desa lubuk Sahung ini, buat wan atau cik bisa juga adek adek yang mau berinovasi atau ide ide yang positif, silahkan diutarakan,” ungkap ibu Yesi Heriza S ip.
Dari berbagai sesi pengajuan ada diantara warga Sukamaju dusun serindingan meminta agar dibangunkan jalan yang memang sudah rusak, dan karena rusaknya jalan kini sudah sangat jarang dilalui masyarakat,”saya warga dari desa tetangga desa Sukamaju, meminta usulan agar salah satu jalan didesa kami agar dibangunkan jalan, sebab jalan ini dulu sangat ramai dilalui masyarakat, kini karena kondisinya sangat memprihatinkan sehingga jarang lagi dilalui kendaraan baik roda 2 ataupun roda 4, dengan dibangunnya kembali jalan ini kemungkinan jalan ini bisa ramai lagi, mengingat jalan ini juga salah satu akses penghubung dengan desa tetangga lainya”ungkap warga desa Sukamaju.
Dari beberapa ajuan masyarakat desa Talang Benuang dan warga desa lubuk Sahung juga mengeluh kan prihal keadaan mesjid dan minim upah guru ngaji dan pengurus masjid,”kami sangat berharap agar ibu Yesi Heriza S ip,Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Seluma dari komisi 3 fraksi Partai Persatuan Pembangunan P3 memperhatikan keadaan mesjid kami, apalagi mesjid ini Jugakan mesjid desa ibu Yesi Heriza S ip juga, mengingat mesjid tempat tinggal ibu dewan sendiri,”ungkap salah satu warga desa lubuk Sahung.
“Disamping keadaan jalan ke mesjid, kami juga mengeluhkan minimnya upah pengurus dan guru ngaji, mengingat guru ngaji ini juga membentuk karakter dan akhlak generasi muda, kami berharap dapat lebih diperhatikan lagi.” ungkap warga lainnya.
Namun dalam sesi usulan masyarakat ini ada salah satu toko remaja yang bisa pemerhati kawulah muda, ia mengajukan prihal diadakannya sanggar budaya, terutama demi keberlangsungan budaya Bengkulu,”Dalam hal ini saya selaku warga desa lubuk Sahung, saya sangat prihatin dengan kebanyakan remaja muda mudi didesa kita, sebab saya sendiri secara pribadi saya lebih sering menyalurkan hobi saya kekota Bengkulu, sehubungan saya pecinta seni, saya berharap agar ibu bisa membuatkan suatu wadah atau gedung sanggar tempat anak anak remaja menyalurkan bakatnya dan menjaga adat atau seni daerah khususnya seni budaya serawai yang dapat mengarahkan ke hal hal yang positif,” ucap Ronal salah satu warga lubuk Sahung.
Dengan ciri khas kesantunan serta kepiawaian ibu Yesi Heriza S ip sangat terlihat kental dan akrab beliau menjawab semua usulan warga,” saya sangat berterima kasih dan saya sudah mendengar keluhan dan usulan dari wan juga cik, terutama pada adek kita Ronal, yang usulan ini sangat baik, demi terhindarnya generasi muda kearah pergaulan bebas, pertama kita buat warga Sukamaju serindingan yang meminta usulan jalan yang sejauh kurang lebih 1 km, nah … kalau ini ada baiknya kita berkordinasi dulu dengan kepala desa, agar lebih baiknya membuat proposal pengajuan terlebih dahulu, nanti antarkan dengan saya jadi dengan proposal itu jadi acuan saya untuk membangunkan infrastruktur yang diajukan ke pemerintah daerah kabupaten Seluma, kalau prihal keadaan mesjid karena ini angka tidak juga tergolong besar mungkin bisa kita pakaikan dari dana Pokir saya untuk tahun depan, sebab untuk tahun pertama ini kami semua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah yang baru, kami juga belum mendapatkan dana Pokir, namun demikianpun saya akan berupaya menanyakan dana Pokir bagi rekan rekan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD yang memang mereka sudah menjabat dua priode, ungkap ibu Yesi Heriza S ip.
” untuk masalah honor perangkat mesjid ini harusnya kita kordinasi dengan kepala desa, sebab honor perangkat mesjid pengelolaannya tergantung pendapatan asli. daerah PAD atau ketersediaan yang ada di dana desa, namun begitupun saya akan coba ke kementrian Agama (kemenag) kabupaten Seluma, gimana regulasinya,” imbuh ibu Yesi Heriza S ip kembali dalam menjawab dan menerima aspirasi usulan dari masyarakat.
Diakhiri pertemuan masyarakat sangat berterima kasih atas terselenggaranya acara reses ini, dengan demikian kami berharap agar ibu dewan kita bisa menyampaikan dan berharap bisa menggiring atas usulan kami ini demi terwujudnya keingan kami masyarakat, dan kami ucapkan banyak terima kasih,” ucap warga.
Heno.