oleh

Operasi Gabungan Polres dan Satpol PP Pati di Tempat Karaoke Menjaring Puluhan Orang ,2 diantaranya Oknum Kades.

-POLRI, Sosial-325 views

JPPOS.ID || Pati. – Gabungan Polres Pati dan Satpol PP Pati menggerebek tempat karaoke yang buka di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) serta di bulan suci Ramadan, Kamis (29/4/2021) malam.

Target di kafe Mega Diva Juwana, new Merdeka, Karaoke Sapto Renggo, dan 2 Kafe di jalan Lingkar Ngantru Pati, razia dipimpin oleh Wakapolres Pati Kompol Sumiarta .

Saat sampai di lokasi pertama yakni di kafe Mega Diva rupanya gerbang dalam keadaan tertutup. Lampu di halaman pun juga dimatikan.

Beruntung, petugas tak begitu saja percaya. Sebab, sebelum razia digelar, polisi telah melakukan penyelidikan terlebih dahulu.

Saat penggerebekan itu, seorang anggota Satsabhara serta Kabag Ops Polres Pati Kompol Sugino langsung memanjat dinding dan pagar yang ditutup. Lantas, mereka membuka gerbang tersebut.

Setelah petugas masuk, di sejumlah ruang karaoke masih terlihat ada aktivitas. Sejumlah pria masih terlihat asyik bernyanyi ditemani oleh pemandu karaoke (PK). Bahkan di salah satu room, terdapat seorang oknum kepala desa dari salah satu desa di Kecamatan Gabus. Sebelumnya ia juga pernah terjaring razia.

Selain oknum kades itu, petugas juga mengamankan puluhan PK serta belasan pria yang mengunjungi karaoke, yang jumlahnya 28 orang.

Dari kafe karaoke tersebut, petugas bergerak ke lima tempat lain di Kecamatan Pati Kota. Hasilnya, seorang oknum kepala desa didapati tengah ngeroom di Hotel New Merdeka. Dia adalah oknum Kades dari salah satu desa di Kecamatan Wedarijaksa yang baru saja terpilih dalam pilkades serentak belum lama ini.

Wakapolres Pati Kompol Sumiarta mengatakan, pihaknya telah mengamankan 70 orang, baik pemandu karaoke maupun pengunjung lantaran terbukti melanggar peraturan daerah serta protokol kesehatan, dan barang bukti berupa 23 botol minuman keras.

“Mereka melanggar baik tidak mengenakan masker dan bergerombol serta melebihi batas waktu yang ditentukan yakni pukul 21.00 WIB,” jelas dia.

Pihaknya kemudian menyerahkan puluhan orang itu ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) selaku penegak perda.

Pada Jumat (30/4/2021) hari ini, dilakukan test Swab kepada mereka yang terjaring.

Hasil dari test Swab diketahui semua hasilnya negatif dan mereka dikenai denda yang total jumlahnya hingga puluhan juta rupiah.

Atas hasil razia yang dilakukan, lanjut Kompol Sumiarta, pihaknya sangat menyesalkan sebab masih ada oknum kades yang terjaring. Dia menyebut, seharusnya mereka dapat memberikan contoh baik kepada warganya.

“Apalagi ada juga yang tak hanya sekali terjaring razia karaoke ini. Padahal sebelumnya yang bersangkutan telah berjanji tak mengulangi,” tandasnya
(Mury)
NB : Humas Polres Pati

Konsep-2a Konsep-2a

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed