oleh

Waspadalah Terhadap Transaksi Online Karena Rawan Tindak Kejahatan Kriminal , YLBHI ” Bima Sakti ” Beri Pesan Kepada Korban Agar Lebih Berhati-hati

JPPOS.id 11 Pati-Jateng Bertepatan di ruang Gazebo Auto Clinik Zero One Japan Desa Boloagung Kec. Kayen Pati Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Bima Sakti mengadakan jumpa pers dengan awak media online cetak atau visual yang bergabung dalam APWI Sekrasidenan Pati Pada Hari Rabu (11/05/22).

Dalam acara ini Direktur Utama YLBHI “Bima Sakti” Bima Agus Murwanto,SH.MH”,meminta kesaksian kepada korban yaitu saudara Nur Cholis agar menceritakan bagaimana kronologis kejadian penipuan melalui transaksi online itu dengan benar didepan para awak media yang hadir.

Dalam satu hari ini YLBHI “Bima Sakti” mendapat 5 aduan terkait penipuan transaksi online salah satunya yaitu penipuan online transaksi jual beli mobil yang menimpa saudara Nur Cholis.

Saudara Nur Cholis merupakan warga Dusun Tanianyar Rt 02/04 Desa Tondomulyo Kecamatan Jaken  Pati yang berani melaporkan ke pihak Polisi,sebagaimana surat aduaan nomor.STTP/B/51/ VI/202/Reskrin Polres Kudus pada tanggal 17April 2022 ,terkait  dugaan tindak pidana Penipuan melalui media Online. 

Kejadian ini sendiri terjadi  pada  tanggal 26 Januari 2022 , berawal dari pesan Whatsaap yang isi Pesanya adalah meminta tolong untuk menjualkan kendaraan bermotor jenis mobil Toyota Inova Tahun 2014, warna Putih Nopol B 1755 BYX ditawarkan  dengan harga Rp 215.000.000,-.

Setelah sepakat harga kemudian  saya menanyakan alamat keberadaan mobil  tersebut dan meminta foto detal  mobil tersebut.”ungkapnya.

Kemudian saya bersama teman datang kealamat yang di kirimkan melalui Whatsap untuk  mengecek mobil tersebut, Setelah itu saya tawar menawan melalui pesan whatsapp dengan  (Irwansyah) yang mengaku sebagai adik pemilik mobil tersebut yang akhirnya deal  harga RP 195.000.000

Kemudian  Irwansyah melalui telpon  saya disarankan  untuk melakukan transfer ke rekening. 034332xxxx BCA atas bama TARIDA BR MARPAUNG,di mana sebelumnya saya sudah konfirmasi ke pihak pemilik mobil terkait nomer rekening tersebut di jawab ya biar diurus sama Irwansyah.

Melalui M-banigking saya transfer dengan rincian sebanyak 3 (tiga) kali transfer, pertama Rp 100.000.000,- yang kedua Rp 50.000.000, dan terakir Rp 15.000.000,totak kerugian kami adalah Rp.165.000.000.

Namun setelah ditransfer (Irwansyah)yang mengaku adik pemilik mobil tersebut, ternyata nomor Whatsapnya sudah diblokir dan tidak bisa di hubungi , setelah saya konfirmasi dari pemilik mobil ternyata tidak kenal dengan Irwansyah dan tidak tahu menahu dengan trransfer tersebut. 

Dalam kesempatan ini pihak YLBHI Bima Sakti,menghimbau kepada masyarakat untuk berhati hati dan lebih waspada dalam bertransaksi online , alangkah baiknya supaya transaksi selalu di buat off line saja,dengan di hadapan saksi dan tercatat administrasinya yang bisa dipertanggung jawakan secara.umum”jelas Bimo. (Sugiarto /Tim)

Screenshot-20220430-061235951-1
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed