oleh

Suryati Diperiksa Satreskrim Polres Kerinci Atas Vidio Viral Yang Diduga Mencakup Nama Baik Kepolisian Dalam Memungut Distribusi Tiket Masuk Wisata Danau Kerinci

JPPOS.ID || Kerinci. Bertempat di ruang riksa unit idik I telah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku video viral yang mengatasnamakan Kapolres Kerinci, tepatnya pemeriksaan dilakukan pada hari ini Minggu, (08/05/2022).

Kapolres Kerinci memanggil dan memeriksa terduga yang didalam video, Suryati setelah viralnya video pungutan uang masuk objek wisata Danau Kerinci pada hari Jum’at tgl 06 Mei 2022 yang mencakup nama baik Polres Kerinci.

Vidio viral tersebut beredar di Media sosial Facebok pada hari Jum’at sekitar pukul 09.35 WIB. Lokasi vidio diduga dekat jembatan jalan lintas Jujun-Danau Kerinci, Desa Pulau Pandan, Kecamatan Bukit Kerman, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi ( jarak + 30 meter dari objek wisata Danau Kerinci ).

Setelah dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan terkait video yang beredar, pihak penyidik Polres Kerinci menanyakan kepada Suryati apakah benar dirinya yang ada di video tersebut dan Suryati mengakui bahwa dirinya yang ada di video itu dan merekamnya.

Selanjutnya Suryati mengatakan dalam pemeriksaan tersebut adapun alasannya melakukan video live tersebut dikarenakan dirinya sangat merasa kesal dikarenakan banyak wisatawan yang tidak mau membayar beli karcis masuk obyek wisata Danau Kerinci dan hanya beralasan bahwa ingin lewat dijalan raya saja akan tetapi yang lewat tetap masuk ke dalam obyek wisata Danau Kerinci tersebut.

Selanjutnya dalam pelaksanaan pungutan dilapangan Suryati mengakui salah karena telah meminta retribusi untuk masuk obyek wisata tidak di gerbang masuk obyek wisata melainkan dijalan raya yang berjarak + 30 meter dari gerbang masuk obyek wisata Danau Kerinci.

Suryati menerangkan bahwa ia menyebut nama Kapolres Kerinci dengan maksud untuk melaporkan kepada pihak kepolisian bahwa banyak masyarakat yang berasalan ingin lewat saja dan tidak membayar akan tetapi tetap masuk ke obyek wisata Danau Kerinci, dan suryati juga menjelaskan bahwa ia sama sekali tidak ada maksud menyatakan bahwa dalam pemungutan retribusi wisata Danau Kerinci ada kaitannya dengan Kapolres Kerinci.

Saat ini Suryati telah membuat video klarifikasi permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kerinci dan terkhusus untuk Kapolres Kerinci.

Setelahnya, Suryati diperbolehkan pulang dan dikenakan wajib lapor untuk giat pungutan retribusi tetap dilaksanakan namun dalam pemungutan retribusi dilakukan di gerbang masuk obyek wisata Danau Kerinci. (Hyantoni )

Screenshot-20220430-061235951-1
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

News Feed