oleh

Penanganan masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 di Lam-bar belum maksimal.

JPPOS,ID Sukau Lampung barat Penanganan pasien yang terkonfirmasi Covid-19 di Lambar belum maksimal.
Pasalnya, salah satu keluwarga sebut saja (Dedi) bukan nama asli warga Pekon Hanakau kec.Sukau kab. Lampung barat.

yang melakukan isolasi mandiri dirumahnya Semenjak Selasa tgl 06 Juli 2021 mengeluhkan pasalnya belum tersentuh bantuan dari pemerintah jelasnya kepada awak MEDIA JURNALPOLISI POS ID. Selasa 20 Juli 2021.

Hingga berita ini di turunkan keluarga belum mendapat perhatian yang serius dari pihak Pekon, Kecamatan, dan juga PEMDA.

Demikian dikatakan oleh
Salah Satu kepala keluwarga yang menjalani isolasi mandiri yang terdiri dari dirinya Isteri dan kedua anak anaknya. tapi selama Ini belum ada perhatian dari pemerintah hanya disuruh isolasi mandiri saja, dan Tidak ada bantuan apapun,” ujarnya.

Masih kata (Dedi) bukan nama sebenarnya mengungkapkan, atas kondisi tersebut, warga setempat pun sudah membantu keluarganya Namun demikian, pihaknya menyayangkan karena tidak ada perhatian dari Pihak Pekon, Kecamatan dan Pemda atau (Dinas Kesehatan) terkait biaya hidup kami sekeluarga yang menjalani isolasi mandiri.

“Kami sudah mencoba koordinasi dengan pihak Pekon dan Kecamatan, tapi hanya pihak puskesmas yang punya tanggapan.
kami Sangat mengapresiasi tanggapannya terbukti dari pihak Puskesmas pada hari Kamis mereka datang dan membawa Sembako serta membawa Obat Obatan Bahkan sampai hari terakhir isolasipun mereka Sering datang Untuk Cek dan mengontrol kondisi kesehatan kami sekeluarga jelasnya.

Lain halnya dengan Pihak Aparatur Pekon yang hanya datang Untuk mengambil photo tidak ada basa basinya Apalagi hal lainnya.“Dan itu yang membuat bingung pihak keluarga. Maupun masyarakat kabupaten Lampung barat khususnya yang terkonfirmasi Covid-19 kemana anggaran dana yang di anggarkan pemerintah pusat daerah bahkan yang di anggarkan dari dana desa untuk penanggulangan Virus Corona/ Covid-19 Sementara, tidak ada bantuan apa-apa dari Pemerintah,” pungkasnya.

Markoni Jp.

Konsep-2a Konsep-2a

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed