Ws Mengkritisi Pengakuan Pemerintah Terhadap Agama Mappurondo Yang Hanya Dinilai Sebatas Organisasi

JPPOS.ID || Dialog Kebudayaan Bersama Calon kepala daerah kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat. Di Hotel sajojo Mamasa Kamis 12 September 2024 . Dialog ini bukanlah sebuah dialog interaktif belaka, karena dialog kebudayaan ini akan menimbulkan estimasi para peserta yang merupakan perwakilan masyarakat dari kalangan majemuk, dari berbagai daerah yang ada di kabupaten Mamasa.

Kompetensi, kapabilitas serta kraterialistis ketiga kandidat untuk Kabupaten Mamasa di pertontonkan, diuji dan akan terlihat jelas, nilai kepedulian dari kandidat terhadap situasi dan kondisi yang sedang dialami oleh masyarakat pada umumnya dan masyarakat adat, kepercayaan serta kaum Mappurondo pada kususnya.

Karena itu sejak kehadiran para kandidat hingga dalam merespon dan menjawab setiap pertanyaan yang dilontarkan peserta, akan melahirkan depenis orisinal. Akan jelas terlihat mana kandidat yang peduli, yang dan mampu memberi solusi terhadap keadaan yang menyebabkan problematik dalam masyarakat akan terselektif salah satunya di forum yang terhormat ini.

Menjawab pertanyaan mengapa dan apa solusi dari kesulitan penganut agama Mappurondo yang ada di kabupaten Mamasa, dalam mempeejuangkan kesetaraan sebagai mana perlakuan pemerintah dengan agama lain yang ada di Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini.

Pasangan calon Bupati dan calon wakil bupati
Mamasa dalam menghadiri undangan yang disponsori oleh dinas pendidikan dan kebudayaan republik indonesia yang ada di kabupaten Mamasa. Menjawab pertanyaan apa solusi dari kesulitan agama Mappurondo dalam memperjuangkan kesetaraan dengan agama lain.

ANDIK FARIDA
Calon wakil bupati Mamasa menyatakan ; Ruslan Ida akan memanggil tokoh masyarakat, memanggil pemangku adat, untuk menyempurnakan pemerintah daerah (PEMDA) harus memasukkan muatan lokal sejak dini, ditunjang tenaga pendidik di sekolah sekolah.

DAVID BAMBA LAYUK
Calon Wakil bupati dari Pasangan Robin Davidenuampaikan bahwa:
Kami akan memberi ruang yang luas kepada aliran kepercayaan kesetaraan yang baik sama dengan agama yang lain. Pasangan Roda Mas siap memberi yang terbaik.
Sebagai Orang yang lahir dan besar di Mamasa kami tau apa keluhan Masyarakat Mamasa dan sudah punya gambaran.

WELEM SAMBO LANGI. SE
Calon Bupati Mamasa
Menjawab bahwa; Mappurondo adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari agama yang lain, jadi jangan ragukan nilai khusus kearipan lokal, adalah kekayaan kita.
Diskusi kita hari ini jauh lebih penting jika keputusan Bupati yang menyebutkan bahwa mappurondo adalah organisasisasi kemasyarakatan, harus direvisi.
Karena Mappurondo adalah sebuah Organisasi organisasi keagamaan di mana seharusnya Mappurondo harus diperjuangkan terdaftar di dinas kantor urusan agama seperti agama yang lain

Harus dirubah menjadi organisasi keagamaan. Dan ini sudah terancang dalam visi misi kami sejak tiga bulan yang lalu, dan akan kit realisasikan jika di beri kepercayaan untuk memimpin Mamasa kedepan, Tutupnya.

(Herman Welly)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *